• LIFESTYLE

  • TIPS N TRICK

  • NEWS

Showing posts with label SEPUTAR DUNIA. Show all posts
Showing posts with label SEPUTAR DUNIA. Show all posts

Friday, December 30, 2016

SEJARAH TAHUN BARU MASEHI


TAHUN BARU, siapa sih yang tidak menantikan pergantian tahun ini? kalau orang bilang sih tahun baru awal baru. mulai dari anak-anak sampai orang tua, akan bersuka cita merayakanya. tapi pernahkah kita bertanya. siapa sih orang pertama yang menetapkan tahun baru 1 januari. nah pada ulasan kali ini saya akan membahas mengenai sejarah dan asal mula di tetapkanya tahun baru 1 januari. ya udah deh kita mulai aja. 


pada dahulu Kalender pada Romawi kuno menggunakan tanggal 1 Maret sebagai Hari Tahun Baru. Belakangan, orang Romawi Kuno menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Pada Abad Pertengahan, kebanyakan negara-negara Eropa menggunakan tanggal 25 Maret, hari raya umat Kristen yang disebut Hari Kenaikan Tuhan, sebagai awal tahun yang baru.
Hingga tahun 1600, kebanyakan negara-negara Barat telah menggunakan sistem penanggalan yang telah direvisi, yang disebut kalender Gregorian.

Kalender yang hingga kini digunakan itu menggunakan 1 Januari kembali sebagai Hari Tahun Baru. Inggris dan koloni-koloninya di Amerika Serikat ikut menggunakan sistem penanggalan tersebut pada tahun 1752.
Kebanyakan orang memperingati tahun baru pada tanggal yang ditentukan oleh agama mereka. Tahun baru umat Yahudi, Rosh Hashanah, dirayakan pada bulan September atau awal Oktober.

SEJARAH DAN CARA MERAYAKAN DI MASA LAMPAU



Kebanyakan orang di masa silam memulai tahun yang baru pada hari panen.
Mereka melakukan kebiasaan-kebiasaan untuk meninggalkan masa lalu dan memurnikan dirinya untuk tahun yang baru.
Orang Persia kuno mempersembahkan hadiah telur untuk Tahun Baru, sebagai lambang dari produktivitas.
Orang Romawi kuno saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci.
Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan.
Bulan Januari mendapat nama dari dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang).

Orang-orang Romawi mempersembahkan hadiah kepada kaisar.
Para kaisar lambat-laun mewajibkan hadiah-hadiah seperti itu.
Para pendeta Keltik memberikan potongan dahan mistletoe, yang dianggap suci, kepada umat mereka.
Orang-orang Keltik mengambil banyak kebiasaan tahun baru orang-orang Romawi, yang menduduki kepulauan Inggris pada tahun 43 Masehi.

Pada tahun 457 Masehi gereja Kristen melarang kebiasaan ini, bersama kebiasaan tahun baru lain yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir.
Pada tahun 1200-an pemimpin-pemimpin Inggris mengikuti kebiasaan Romawi yang mewajibkan rakyat mereka memberikan hadiah tahun baru.
Para suami di Inggris memberi uang kepada para istri mereka untuk membeli bros sederhana (pin).
Kebiasaan ini hilang pada tahun 1800-an, namun istilah pin money, yang berarti sedikit uang jajan, tetap digunakan.
Banyak orang-orang koloni di New England, Amerika, yang merayakan tahun baru dengan menembakkan senapan ke udara dan teriak, sementara yang lain mengikuti perayaan di gereja atau pesta terbuka.

PERAYAAN MODERN

perayaan tahun baru di new york pada tahun 1908

Sekalipun tahun baru juga merupakan hari suci Kristiani, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekuler yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Amerika.
Di Amerika Serikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Desember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisi dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul.
Pada saat lonceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang menerikkan "Selamat Tahun Baru" dan menyanyikan Auld Lang Syne.
perayaan tahun baru oleh tentara amerika di korea 1952, perang korea


Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana.


Perayaan Tahun Baru
perayaan tahun baru di era sekarang identik dengan kembang api

Pada mulanya perayaan ini dirayakan baik oleh orang Yahudi maupun orang Kafir yang dihitung sejak bulan baru pada akhir September.
Selanjutnya menurut kalender Julianus, tahun Romawi dimulai pada tanggal 1 Januari.

Orang Kristen ikut merayakan Tahun Baru tersebut dan mereka mengadakan puasa khusus serta ekaristi berdasarkan keputusan Konsili Tours pada tahun 567.
Pada mulanya setiap negeri mempunyai perayaan Tahun Baru yang berbeda-beda.
Di Inggris dirayakan pada tanggal 25 Maret.
Di Jerman dirayakan pada hari Natal sedangkan di Perancis dirayakan pada Hari paskah.

Paus Gregorius XIII mengubahnya menjadi 1 Januari pada tahun 1582 dan hingga kini seluruh dunia merayakannya pada tanggal tersebut.

Friday, November 18, 2016

JUAL BELI BUDAK PADA MASA LAMPAU

Diawali dari sebuah pertanyaan, apakah barang dagang atau komoditas perdagangan terlaku sepanjang sejarah? Artikel ini menjawab manusia dalam wujud budak. Dari zaman peradaban kuno seperti Mesir Kuno perbudakaan manusia telah terjadi. Lihat saja tinggalan arkeologis mereka dalam wujud Piramida yang megah dan besar yang dibangun oleh ribuan budak yang didatangkan dari berbagai daerah. 

Budak sangat dibutuhkan dalam era peradaban kuno bahkan hingga masa modern ini. Terutama bagi para penguasa, budak tidak hanya dibutuhkan tenaganya saja, tetapi jumlah budak juga dijadikan sebagai tanda kekayaan atau tingkat kekayaan. Maka seringkali budak juga diperjualbelikan. Jika para majikan merasa senang karena memiliki budak, tidak demikian halnya dengan manusia yang dalam posisi menjadi budak.  Mereka hidup menderita, hilang kebebasannya, dan bahkan hidup lebih buruk dari hewan.
Sepanjang sejarah peradaban manusia, sangat sulit menentukan kapan perbudakan dimulai. Sejarah budak diperkirakan telah berlangsung sebelum manusia mengenal aksara. Di semua bagian peradaban kuno mulai dari Mesopostamia, Mesir Kuno, Cina Kuno, Asyur, India, Yunani, Kekaisaran Romawi, Aztec, Inca telah terdapat perbudakan, termasuk juga pada masa Khalifah dan Columbus.
Tugas budak bermacam – macam. Pada era Kekaisaran Romawi, budak perempuan dapat dijadikan sebagai selir, gundik, bahkan hanya sekadar menjadi pemuas nafsu majikannya. Mereka ini diperjualbelikan di pasar budak. Ada pula budak yang ditempatkan di ladang atau di pertambangan untuk menggali tanah guna mencari emas, tembaga, perak dan timah. Tidak hanya itu, penguasa Romawi juga manaruh budak laki – laki di kapal laut untuk mendayung. Agar tidak lari, mereka akan dirantai di dekat dayung. Kehidupan yang berat ini tentu membuat para budak yang mencoba untuk kabur atau mati ketika bekerja.

Siapakah para budak pada masa peradaban kuno ini?. Para budak memiliki asal usul yang beragam. Ada yang merupakan orang hukuman, orang yang berhutang kemudian tidak bisa membayar sehingga kemudian dijadikan budak, orang – orang yang tertangkap oleh perompak di laut, orang – orang yang kalah perang, orang – orang yang desanya diserang atau diinvansi oleh bangsa asing, dan sebagainya.
Kedatangan Columbus ke benua Amerika membuat jual beli perbudakan semakin menggiurkan. Mulai abad ke-16 M, Amerika menjadi wilayah yang dianggap dapat menghasilkan kekayaan. Oleh karen itu orang – orang Eropa melakukan migrasi besar –besaran ke benua ini. Di tempat baru ini mereka membuka ladang dan pertambangan. Upaya ekonomi ini membutuhkan banyak tenaga kerja dan tentunya upah mereka harus murah. Untuk mencukupi tenaga kerja ini, maka orang – orang Eropa dan juga para perompak dengan sengaja datang ke benua Afrika, terutama bagian barat untuk menyerang desa – desa yang didiami penduduk negro. Orang Eropa menyerang dengan menggunakan persenjataan yang lengkap dan modern di eranya. Tentu saja, penduduk asli Afrika ini kalah. Mereka yang tertangkap akan dibawa untuk dijadikan budak. Untuk menuju Amerika, terlebih dahulu para budak akan berlayar selama berbulan –bulan. Mereka ditaruh di bagian bawah atau lambung kapal, tempatnya sempit sedangkan jumlah manusianya banyak. Banyak yang mati sebelum kapal berhasil bersandar di Amerika. Untuk mendistribusikan para budak Afrika ini ke perkebunan atau tambang, maka mereka akan dilelang. Para penangkap budak ini pun bisa menjadi kaya raya dari bisnis lelang budak.

Bagaimana dengan di Nusantara?. Perbudakan telah dikenal oleh penduduk Nusantara. Pada era kolonial, daerah penghasil budak adalah Nusantara bagian Timur. Sama halnya dengan di Afrika, di Nusantara budak ditangkap dengan tidak manusiawi. Di Pulau Timor, terdapat suatu kebiasaan di kalangan pejabat Hindia Belanda yang hidup di tempat tersebut. Apabila mereka akan pergi ke Batavia, terlebih dahulu mereka akan “berburu budak”. Para pejabat ini aka menyuruh bawahannya untuk pergi ke desa – desa atau pulau terpencil di sekitar Kupang dengan membawa anjing. Anjing tersebut kemudian dilepaskan dan berlari, apabila ada penduduk lokal yang tertangkap oleh anjing ini maka ia akan menjadi budak yang akan dibawa pejabat ini sebagai hadiah untuk atasan atau koleganya di Batavia. Atau apabila atasan atau koleganya ini tidak mau menerima hadiah budak ini, maka budak tersebut dapat dijual di pasar budak yang ada di Batavia.

sejarah dunia kedokteran kuno


Hidup pada masa lampau penuh akan bahaya terutama kondisi kesehatan. Perang, penyakit, kelaparan, dan melahirkan merupakan beberapa contoh sulitnya kehidupan pada zaman dulu. Akibatnya rata-rata usia kehidupan orang-orang pada masa itu lebih rendah dari masa sekarang. Kepedulian masyarakat terhadap penyakit masih sangat rendah pada masa itu. Apabila ada yang sakit, mereka pergi ke tempat-tempat yang dianggal suci untuk melakukan upacara penyembuhan. Demikian pula upaya penyembuhan yang dilakukan para tabib juga dihiasi hal spiritual.
Ilustrasi Tabib Yang Sedang Mengobati Pasiennya

Dalam banyak kebudayaan, dewa dianggap memiliki peran dalam kondisi kesehatan manusia. Misalnya Dewa Asklepios dalam mitologi Yunani yang dianggap sebagai dewa kesehatan. Masyarakat membuat kuil-kuil penyembuhan (dapat disebut juga sebagai sanotarium) bagi Dewa Asklepios. Mereka yang sakit rela berjalan berhari-hari untuk mencari penyembuhan di sanotarium kuno milik Dewa Asklepios. Biasanya kuil-kuil ini terletak di daerah terpencil yang memiliki alam indah, seperti di Epidauros (Yunani) dan Pergamon (Turki). Di dalam kuil akan disedikan tempat pemandian, makanan yang sehat, tempat meditasi, dan kamar. Hewan kurban dan persembahan ditaruh di altar dewa sebagai nazar.
Sementara itu resep obat kuno menggunakan tanaman (jamu), bagian tertentu dari binatang dan air. Dalam banyak kasus, ramuan-ramuan obat digunakan dalam upacara ritual sebelum diberikan kepada yang sakit. Hal ini menandakan bahwa orang pada masa itu percaya akan keampuhan dari obat herbal dan supranatural untuk mengobati penyakit.

Mesir Kuno
Imhotep (2667-2648 SM) adalah orang mesir yang menjadi dokter pertama dalam sejarah Mesir. Pembedahan di Mesir telah mulai dilakukan sekitar 2750 SM. Buku “The Kahun Ginekologi Papyrus” (buku kedokteran kuno Mesir) yang ditulus pada 1.800 SM berisikan 34 kasus diagnosis pengobatan bertahan hidup. Sayang kitab tersebut hanya berbentuk potongan (tidak komplit). Lembaga medis masa itu disebut “Rumah Kehidupan” dan telah didirikan sejak Dinasti I Kekaisaran Mesir.
Herodotus mengganbarkan masyarakat Mesir lebih sehat dari pada tentangganya Libya. Padahal kedua daerah memiliki iklim yang sama-sama kering. Meskipun cara pengobatan juga masih menggunakan praktik supranatural, tetapi dunis medis Mesir Kuno telah mulai mengambangkan bidang anatomi, kesehatan masyarakat, dan diagnostik klinis.
Ilustrasi Pengobatan Pada Masa Mesir Kuno


Mesopotamia
Teks-teks kedokteran Babilonia telah ada sekitar 1000 tahun yang lalu. Tulisan medis terua Babilonia adalah “Handbook Dignostik” yang ditulis oleh Esagil Kin Apli (sesorang yang dianggap dokter masa itu) dari Borsippa. Buku ini ditulis pada masa pemerintahan raja Babelonia, Adad Apla Iddina yang memerintah pada tahun 1069-1046 SM. Seiring dengan perkembangan pengobatan Mesir kuno, Babilonia memperkenalkan konsep diagnosis, prognosis, pemeriksaan fisik, dan resep medis.
Selain itu, “Buku Pegangan Diagnostik” memperkenalkan metode terapi dan etiologi dan penggunaan empirisme, logika dan rasionalitas dalam diagnosis, prognosis dan terapi. Teks berisi daftar gejala medis dan pengamatan empiris secara rinci ditulis bersama dengan aturan logika yang digunakan dalam menggabungkan gejala pada pengamatam tubuh pasien dengan diagnosis dan prognosis.

Lukisan Pengobatan Masa Babilonia Kuno

India
Atharvaveda, teks suci agama Hindu yang berasal dari awal Zaman Besi, adalah teks India pertama yang menyangkut tentang obat-obatan, seperti obat dari Timur Dekat Kuno yang berdasarkan konsep pengusiran setan dan sihir. Atharvaveda juga mengandung resep herbal untuk berbagai penyakit. Penggunaan herbal untuk mengobati penyakit merupakan sebagian besar pembahasan dalam Kitab Ayurveda.
Pada 1000 SM, setelah kemunculan periode Weda, sistem pengobatan tradisional India mulai dikenal sebagai Ayurveda, yang berarti "pengetahuan lengkap untuk umur panjang". 
Dua teks yang paling terkenal milik padepokan Charaka dan Sushruta. Keduanya muncul pada 600 SM. Fondasi awal Ayurveda dibangun pada sintesis praktek herbal tradisional bersama-sama dengan penambahan besar konseptualisasi teoritis, nosologies baru dan terapi baru yang mucul pada sekitar 400 SM.  Kemudian pengobatan di India juga dipengaruhi oleh ajaran Budha.
Kitab kuno Ayurvedic menyebutkan delapan cabang kedokteran: kāyācikitsā (penyakit), śalyacikitsā (operasi termasuk anatomi), śālākyacikitsā (mata, telinga, hidung, dan penyakit tenggorokan), kaumārabhtya (pediatri), bhutavidya (roh obat), dan Agada tantra (toksikologi), rasayana (ilmu peremajaan), dan Vajikarana (aphrodisiacs, terutama untuk laki-laki). Terlepas pembelajaran ini, siswa dari Ayurveda diharapkan untuk mengetahui sepuluh seni yang sangat diperlukan dalam penyusunan dan penerapan obat yaitu distilasi, keterampilan operasi, memasak, hortikultura, metalurgi, pembuatan gula, farmasi, analisis dan pemisahan mineral, peracikan logam, dan persiapan alkalis.

Yunani
Yunani kuno, seperti dengan Roma Kuno dan Mesir Kuno, memainkan peran penting dalam sejarah medis. Yang paling terkenal dari semua dokter Yunani Kuno adalah Hippocrates. Pada 1200 SM, Yunani Kuno berkembang di segala bidang baik perdagangan, pertanian, militer, pelayaran, dll. Pengetahuan mereka tentang obat dikembangkan sesuai kondisi tersebut.
Dewa mendominasi kehidupan orang-orang Yunani. Kejadian alam dijelaskan karena kekuatan dewa. Meskipun demikian dunia media Yunani Kuno tidak sepenuhnya didasarkan pada dewa, mereka mulai mencoba mencari penjelasan alami mengapa seseorang mendapat sakit dan meninggal.
Orang-orang Yunani telah belajar kedokteran 1000 tahun sebelum kelahiran Yesus Kristus. Dalam 'Iliad' oleh Homer, tentara yang terluka dirawat oleh dokter dan dalam sebuah kisah pemimpin Yunani yang bernama Menelaus, dirawat karena luka panah di lengan oleh dokter di Machaon.
Namun, tidak semua orang Yunani Kuno pergi ke dokter ketika sakit. Masih banyak dari mereka yang percaya akan para dewa. Kuil Dewa Apollo yang dianggap sebagai penyembuh berada di Delphi dibangun pada abad ke 6 SM. Kemudian banyak mayarakat Yunani kuno beralih ke Dewa Asclepios untuk meminta bantuan penyembuhan. Tempat yang disebut Asclepeia dibangun bagi mereka dalam kesehatan yang buruk. Tempat ini seperti kuli dan di sini orang datang untuk mandi, tidur dan bermeditasi. Kaum miskin juga diizinkan untuk mengemis uang di bangunan ini. Mereka yang pergi ke asclepeias diharapkan untuk meninggalkan persembahan kepada Asclepios. Sistem kuil ini dijalankan oleh para imam. Pasien di Asclepeias didorong untuk tidur karena diyakini bahwa selama tidur mereka akan dikunjungi oleh Dewa Asclepios dan dua putrinya, Panacea dan Hygeia. Kunjungan ketiganya ini diharapkan untuk menyembuhkan semua penyakit. 

 Persembahan Telinga Emas Untuk Dewa Aclepios Dari Seorang Wanita Bernama Fabia Secunda Karena Penyakit Di Telinganya Telah Sembuh
Romawi
Gladiator sering terluka bahkan kadang-kadang luka parah. Para dokter harus memperlakukan mereka dengan baik dan belajar tentang tubuh manusia. Galen (200/216-129 SM), merupakan seorang dokter Yunani terkemuka mulai membedah hewan untuk melanjutkan penelitiannya. Galen percaya bahwa monyet yang berjalan seperti manusia, dengan dua kaki, kemungkinan besar akan memberikan para ilmuwan npengetahuan yang dapat diterapkan pada manusia.
Galen, yang pindah dari Yunani ke Roma pada 162 SM, menjadi seorang ahli anatomi manusia. Dia adalah seorang dosen populer dan menjadi dokter paling terkenal dan dicari. Konsul Flavius ​​Boethius, salah satu pasiennya, memperkenalkannya kepada pengadilan kekaisaran dan ia segera menjadi dokter pribadi Kaisar Marcus Aurelius '.
Setelah Galen tidak lagi membedah hewan, ia membedah mayat, seperti mayat seorang penjahat yang digantung, serta beberapa badan yang digali di kuburan korban banjir. Meski begitu, ia membuat beberapa kesalahan ketika menganalisis bagaimana tubuh manusia bekerja.
Galen menulis beberapa buku medis, di mana ia memaparkan pengetahuan yang sangat baik dari struktur tulang. Dia menyadari bahwa otak memberitahu otot apa yang harus dilakukan ketika ia memotong sumsum tulang belakang dari babi.
Teori medis dulu kadang-kadang sangat dekat dengan teori yang kita kenal sekarang. Marcus Terentius Varro (116 SM - 27 SM) menyakini bahwa penyakit disebabkan oleh miniatur makhluk terlalu kecil untuk mata telanjang dapat melihatnya (bakteri dan virus yang terlalu kecil untuk dilihat). Sementara yang lainnya “masih menatap langit”, Crinas dari Massilia yakin bahwa penyakit disebabkan oleh bintang-bintang. Lucius Junius Moderatus Columella (4M- sekitar tahun 70 M), seorang penulis pertanian, penyakit berasal dari uap rawa. Banyak dari keyakinan ini berlaku sampai beberapa ratus tahun kemudian.
Peralatan Medis Ditemukan di Jerusalem Yang Digunakan Pada 40 SM- 400SM

Sunday, November 13, 2016

kematian tokoh sejarah terunik

Sejarah telah membuktikan bahwa aksi-aksi heroik sang pahlawan selalu berujung dengan kematian yang membanggakan. Dan itulah yang kita tahu sampai sekarang. Tetapi, ternyata sejarah juga pernah mencatat bahwa ada beberapa kisah ksatria yang justru berakhir dengan memalukan, bahkan benar-benar memalukan.
 
Pastinya mereka tidak ingin kematian mereka dikenang untuk kemudian dicatat dalam sejarah. Berikut adalah daftar para ksatria yang mati dengan cara yang sangat konyol dan memalukan.


1. Empedokles
Empedokles adalah seorang filsuf Yunani yang paling dikenal karena teori klasik dari empat elemen. Dikatakan bahwa Empedokles melemparkan dirinya ke gunung berapi aktif Etna di Sisilia untuk membodohi para pengikutnya agar percaya bahwa tubuhnya telah menghilang ke langit, dan ia akan terlahir kembali sebagai dewa.


commons.wikimedia.org

 
Sayangnya, salah satu sandalnya tersangkut dan tidak ikut terlempar ke gunung berapi, kemudian ditemukan oleh para pengikutnya. Saat itu para pengikutnya sadar bahwa mereka telah dibohongi oleh orang bodoh.




2. Pyrrhus Epirus
Pyrrhus Epirus adalah salah satu penakluk terbesar dalam sejarah. Puluhan kerajaan telah ia taklukan. Sampai pada saatnya Pyrrhus ditugaskan oleh Cleonymus untuk mengalahkan Sparta dan dijanjikan tahta Sparta.
 
www.ancientbattles.com 

Tapi Pyrrhus lupa akan kehebatan Spartan. Ia dikalahkan prajurit Spartan, sehingga ia pindah ke Argos. Sialnya, ketika ia memasuki kota melalui jalan-jalan sempit dengan menunggangi gajah, seorang perempuan tua yang tidak senang dengan konflik yang telah ia ciptakan, melemparkan genteng ke arahnya dari balkon. Pyrrhus tewas dalam seketika.




3. Eleazar Maccabeus 
Kematian Eleazar Maccabeus dikisahkan dalam kitab Perjanjian Lama "I Maccabeus". Dalam Pertempuran Beth-Zakharia, Eleazar melihat musuh bebuyutannya, Raja Antiokhus V menunggang gajah. Kemudian ia berfikir untuk melakukan aksi heroik dengan membunuh gajah dan raja Antiokhus.


Eleazar melompat di bawah gajah dan menika perut gajah dengan tombak. Apa yang selanjutnya terjadi? Gajah yang mati jatuh tepat di atas Eleazar dan membunuhnya dengan seketika.



4. Humphrey de Bohun
Humphrey de Bohun adalah anggota kerluarga Anglo-Norman di Inggris. Ia mendapat perintah dari Raja Edward II untuk memimpin pasukan dalam Pertempuran Boroughbridge melawan Harclay, Humphrey de Bohun tewas dengan cara yang benar-benar konyol.
 
 
Humphrey de Bohun memimpin pertarungan di sebuah jembatan kayu. Lalu salah seorang dari Harclay's pikemen bersembunyi di bawah jembatan, ia mendorong tombak ke atas jembatan diantara jepitan papan kayu. Secara tidak sengaja, tombak tersebut tepat mengenai anus Humphrey. Humphrey de Bohun tewas dan para prajuritnya panik melarikan diri.



5. King Edward II
King Edward II memimpin Inggris selama 20 tahun (1307-1327). Ia lebih senang memiliki hubungan khusus dengan pria daripada dengan wanita. Setelah ia turun tahta dan dipenjarakan, istrinya Isabella (yang marah karena hubungan dekat raja dengan seorang pemuda di Royal Court) mengusulkan cara eksekusi yang sedikit aneh.

 
 citelighter.com

Pada malam 11 Oktober ketika sedang tertidur di penjara tiba-tiba raja ditangkap dan diseret. Sialnya, ketika memberontak leher sang raja tersangkut tempat tidur dan tercekik. Pengawal yang menyerat Raja terjatuh dan lebih sialnya lagi obor yang dibawa pengawal jatuh tepat di bagian anus raja. Raja tewas dengan seketika tanpa hukuman.



6. Kaisar Mughal Humayun 
Kaisar Mughal Humayun adalah penguasa agung yang memerintah Afghanistan, Pakistan, dan bagian utara India dari 1530-1540 dan 1555-1556. Dia adalah seorang pecinta seni dan astronomi. Namun, ia juga sangat religius dan inilah yang menyebabkan ia jatuh (benar-benar terjatuh).

 www.lihat.co.id

Ketika ia membawa buku dari perpustakaan, Humayun mendengar panggilan doa. Kebiasaannya adalah menumpu-kan satu lutut ketika mendengar panggilan doa kapan pun dan di mana pun ia berada. dan ketika ia menekuk lutut, kakinya tersandung dalam lipatan jubah panjang.

Dia kebetulan sedang berdiri di atas sebuah tangga kecil. Humayun jatuh dari tangga dan kepalanya terbentur hingga tewas seketika.



7. Julien Offray de La Mettrie
Julien Offray de La Mettrie adalah seorang dokter Perancis, filsuf dan orang jenius. Dia percaya bahwa kesenangan sensual (seperti makan dan seks) adalah satu-satunya alasan untuk hidup, sehingga ia memutuskan untuk menjalani hidupnya dengan prinsip itu.


Julien adalah seorang ateis dan percaya bahwa kehidupan di bumi ini hanya sebuah lelucon dan akan berakhir dengan kepuasan diri. Ironisnya, ia meninggal setelah makan terlalu banyak di sebuah pesta yang diadakan oleh pasien yang ia sembuhkan.

Suku-Suku Unik di Afrika

Benua Afrika yang juga disebut sebagai benua hitam karena penduduknya yang berkulit hitam -meskipun Afrika juga memiliki penduduk atau suku asli yang berkulit putih-, merupakan sebuah wilayah luas yang kaya akan sumber daya alam serta keindahan alamnya baik di darat atau di perairan. Eksotikme Afrika juga dikarenan berbagai peninggalan peradaban kuno. Membicarakan peradaban kuno Afrika tidak hanya selalu berkaitan dengan bangunan dan artefak saja, tetapi juga manusianya. Afrika memiliki banyak suku – suku kuno yang masih eksis hingga masa sekarang. Berikut adalah 7 suku kuno Afrika yang paling eksis hingga sekarang ini dan tradisi uniknya.

Hamer
Di sebelah Barat Ethiopia, lebih tepatnya di wilayah Bena Woreda, Lembah Sungai Omo, tinggal suku Afrika yang bernama Hamer, jumlah mereka sekitar 43.000 jiwa. Mayoritas mereka bekerja di bidang yang berhubungan dengan pertenakan sapi. Dalam kehidupan sehari – hari mereka menggunakan bahasa Hamer Banna. Agama mayoritas suku ini adalah Islam. Meskipun demikian mereka juga percaya akan dunia supranatual yang berkaitan dengan hewan, tumbuhan, dan benda – benda tertentu yang dianggap mengandung kekuatan spiritual. Ada tradisi unik dari suku ini yaitu ketika seorang pemuda akan menjadi sosok pria dewasa, maka ia harus menjalani tradisi kuno, melompati banteng. Setelah itu maka akan ada perayaan yang meriah dengan bir dan tarian tradisona selama beberapa hari. Di Ethiopia suku ini merupakan minoritas dan memiliki kekuasaan politik yang terbatas di pemerintahan, serta mayoritas anggota suku ini masih buta huruf.

Mursi
Selain suku Hamer, Ethiopia juga memiliki suku kuno lainnya yaitu suku Mursi yang tinggal di wilayah Selatan Ethiopia dekat perbatasan Sudan. Hampir seluruh dunia mengetahui kebiasaan unik dan ekstrem suku ini yaitu pemasangan piring di bibir bagian bawah bagi kaum perempuan suku ini. Selain itu gigi bawah perempuan suku ini juga dihilangkan. Sementara bagi kaum pria suku ini terdapat tradisi upacara donga. Dalam upacar ini dua orang pria dengan bertelanjang akan berkelahi satu sama lain dengan tongkat. Si pemenang akan dapat tidur dengan perempuan dari suku ini. Meskipun demikian si pria tidak dilarang untuk menikah dengan perempuan lain dari suku ini.Suku ini percaya bahwa hewan, tumbuhan dan benda-benda memiliki kekuatan gaib. Minum campuran darah dan susu adalah makanan adat bagi mereka dan beberapa suku lainnya dari Afrika di wilayah ini. Suku mursi tidak begitu menyukai makanan daging. Percakapan mereka  dalam bahasa Nilotic.

Ashanti
Ashanti merupakan bangsa pejuang yang juga merupakan suku terbesar  diantara suku-suku Afrika lainnya di Ghana. Ketika masa perang, pemukulan drum yang dijadikan sinyal perang bagi suku ini akan terdengar di seluruh hutan dan semak. Mereka merupakan suku dominan di Afrika Barat dan mereka suku yang berhasil bertahan paling lama melawan penjajahan Inggris.mAdat suku Ashanti adalah berjabat tangan dengan tangan kiri, sehingga tangan kanan bebas untuk memegang tombak.

Maasai

Kehidupan suku Maasai berpusat pada kawanan ternak mereka. Mereka percaya bahwa Allah berhak akan semua ternak mereka. Sunat menyakitkan harus dilakukan oleh setiap anak laki-laki di suku ini ketika berusia antara 12 - 25 tahun. Setelahnya mereka tinggal di sebuah rumah khusus yang dibangun oleh ibu mereka untuk beberapa saat. Sebuah mitos yang beradar bahwa setiap anak laki –laki yang belum sunat harus membunuh singa. Maasai masih secara nomaden di wilayah Kenya dan Tanzania Utara.

Zulu








Suku Zulu dianggap sebagai bangsa pejuang oleh suku-suku Afrika lainnya dan yang paling kuat suku asli Afrika di Afrika Selatan Mereka berbicara dengan bahasa Zulu. Gadis Zulu muda memakai manik-manik untuk ditautkan di gaun tradisional mereka. Setiap manik-manik memiliki arti yang berbeda dan setiap pria yang menjadi kekasih gadis sulu akan memberikan manik-manik sebagai tanda cinta. Pemujaan leluhur adalah praktek keagamaan bagi bangsa Zulu dan leluhur sering kali dipanggil untuk saran penting dalam hal pengambilan keputusan.

Kuba


















Suku Kuba hidup di Republik Demokratik Kongo (Zaire), berbicara dangan bahasa Bakuba. Suku ini terkenal karena tenunan indahnya. Mereka juga mengukir topeng kayu dan tokoh, cangkir antropomorfik dan sandaran kepala - banyak hasil seni dari suku Afrika ini dipamerkan di museum dan galeri di seluruh dunia.
Sungai - sungai di daerah suku kuba hidup telah memberikan cukup ikan untuk konsumsi mereka. Selain itu dengan pertanian yang menghasilkan jagung dan singkong. Mereka hanya makan daging di musim kemarau. Di dalam suku ini, anjing dihormati karena dianggap anugerah dari Allah.

Tuareg

Tidak semua suku asli Afrika tinggal di wilayah tengah dan selatan benua Afrika. Suku kuno Afrika juga terdapat di wilayah Afrika Utara. Salah satunya suku Tuareg, merupakan suku kuno Afrika yang nomaden. Mereka tinggal di daerah dari Sahara Barat ke Sudan utara Barat. Pada abad ke-14 M, mereka melakukan perjalanan jauh ke selatan perbatasan Nigeria. Sejarawan Yunani Herodotus pernah menyebutkan mereka dalam tulisannya dengan latar belakang kurun wakti pada abad ke-5 SM. Bahasa Tuareg adalah Tamachek yang diduga berasal di Libya.

Pada usia 25 tahun terdapat tradisi bagi laki-laki suku ini untuk memakai kerudung indigo. Masyarakat menjuluki mereka sebagai "Blue Men of the Sahara." Perempuan mengambil bagian penting dalam kehidupan keluarga suku ini. Mereka penentu keputusan dan garis kekerabatan didasarkan dari garis keturunan ibu.